Wajah letih tak berkerut
Guratan lelah terlihat nyata
Mensyaratkan hentakan energi yang tak bersisa
Kelembutan terusik kekerasan
Berbaur dan menyatu dalam darahmu
Aku tahu engkau hidup untuk siapa
Aku paham impianmu
Aku rasakan deritamu
Aku nikmati kebahagiaanmu
Langkahmu yang menggema,
Menggaung dalam hidupku
Terpatri dalam setiap nafas
Menurunkan sifat yang sama dalam diriku
Akulah darahmu
Akulah buah hidupmu
Akulah mimpimu
Akulah semangatmu
dan ‘
Aku akan selalu merindukanmu bu ……………..
Kota Kembang, Depok, October 2007
Published :
Mabk Ayu, saya sudah ngirim komen ke kabarindonesia.com untuk puisi ini. sila di liat ya..
salam
ida
Baca puisi kamu bikin aku kangen ibuku